Rabu, 11 Januari 2017

Cara Kerja Mesin Minuman

Perkembangan teknologi yang terus-menerus semakin maju, membuat pekerjaan manusia lebih mudah. Sistem komputerisasi yang digabungkan dengan mesin menjadikan sebuah mesin lebih mampu melakukan pekerjaan seperti yang dilakukan manusia. Disini kita akan merancang system simulasi mesin penjual otomatis (vending machine).Vending machine merupakan sebuah mesin yang menjual barang atau produk tanpa tenaga penjual yaitu manusia atau operator. Pada vending machine ini, sistemlah yang bekerja.  Dengan simulasi ini diharapkan kita mampu memahami system kerja vending machine. Untuk perangkat lunak ini sendiri ada beberapa operasi yang dapat dilakukan di dalamnya yaitu:
1.      Proses Simulasi
Disinilah psroses simulasi dimulai, system akan berjalan. Simulasi menggunakan pemrograman web.
2.      Maukkan Uang
Pada proses ini uang akan dimasukkan agar bisa melanjutkan ke proses selanjutnya.
3.      Masukkan Kode Barang
Setelah uang dimasukkan, proses selanjutnya adalah memilih barang. Barang yang kita pilih disertai dengan kode.
4.      Ambil Barang
Jika uang yang dimasukkan dank ode yang dimasukkan sesuai, proses kan berhasil. Dan barang yang dipilih akan keluar.
5.      Mengganti Jenis Barang
Proses mengganti barang dapat dilakuakan, karena simulasi vending machine ini mengguanakan database.
6.      Restock Barang
Jumlah barang juga dapat diatur di database, pada tampilan vending machine terdapat jumlah barang yang akan berkurang jika kita melakukan transaksi pembelian terhadap barang yang kita pilih.

Perancangan
Perancangan system adalah cara bagaimana sebuah system dapat memenuhi kebutuhan informasi yang telah dibutuhkan oleh analisa system( Laudon, 1998).  Dari teori diatas dapat dikatakan bahwa perancangan adalah bagaimana menentukan sebuah system yang dapat memenuhi kebutuhan informasi menggunakan proses yang sesuai sehingga didapat hasil yang diharapkan.

Hal yang paling dominan ketika perancangan sistem dilakukan adalah memodelkan kebutuhan pemakai. Ada banyak cara unuk memodelkan sistem sebagaimana banyak cara yang digunakan seorang arsitek ketika akan membangun sebuah rumah. Dalam sebuah sistem, model merupakan kombinasi antara perngkat lunak dan perangkat keras.Demikian juga dengan system dimana kita menggunakan perangkat pemodelan yang mempresentasikan dunia abstrak system dalam model.Pembuatan model dilakukan agar jika model yang kita buat salah maka kita dapat kembali membuat model yang lebih memenuhi kebutuhan pemakai tanpa resiko berarti dibandingkan jika kita membuat system secara langsung. Ada beberapa hal yang menggarisbawahi pemakaian suatu model yaitu:
1.          Dapat memfokuskan perhatian pada hal-hal penting dalam sistem tanpa mesti terlibat lebih jauh.
2.          Mendiskusikan perubahan dan koreksi terhadap kebutuhan pemakai dengan resiko biaya minimal.
3.          Menguji pengertian penganalisa sistem terhadap kebutuhan pemakai dan membantu pendesain sistem dan programmer membangun system.

Ada tiga komponene utama yang biasa digunakan penganalisa system ketika akan memebuat pemodelan, yaitu data -flow diagram (menggambarkan fungsi system), entitiy- relationship diagram (menggambarkan entity dan hubungan antar entity alam system), danstate –transition  diagram (memetakan hubungan antara tingkah laku system dan ketergantungan terhadap waktu). Data-flow diagram aalam hal ini bias berarti yang digunakan pada model environment yaitu context-diagram atau yang digunakan pada penurunan level yaitu levelled. Komponen-komponen tersebut pada akhirnya akan memeberikan sejumlah pandangan dari sudut yang berbeda terhaap system, yang mewajibkan konsistensi dan kompatibilitas antar model. 

Flowchart Simulasi Vending Machine
Flowchart adalah sekumpulan simbol yang menunjukkan atau menggambarkan rangkaian kegiatan-kegiatan program dari awal hingga akhir, jadi flowchart juga digunakan untuk menggambarkan urutan langkah-langkah pekerjaan di suatu algoritma.Berikut flowchart vending machine :
Gambar Flowchart Simulasi Vending Machine

Perancangan Database

Perancangan database merupakan salah satu tahapan dari perancangan system simulasi vending machine ini. Database pada simulasi vending machine ini menggunakan MySQL. Database tidak hanya merupakan kumpulan file. Lebih dari itu, database adalah pusat sumber data yang caranya dipakai oleh banyak pemakai untuk berbagai aplikasi . Inti dari database adalah database management  system(DBMS), yang membolehkan pembuatan, modifikasi, dan pembaharuan database, mendapatkan kembali data, dan membangkitkan laporan. Ornag yang memastikan bahwa database memenuhi tujuannya disebut administrator databse. Tujuan database yang efektif termuat dibawah ini:
1.      Memastikan bahwa data dapat dipakai diantara pemakai untuk berbagai aplikasi.
2.      Memelihara data baik keakuratan maupun kekonsistenannya.
3.     Memastikan bahwa semua data yang diperlukan untuk aplikasi sekarang dan yang akan datang akan disediakan dengan cepat.
4.      Membolehkan database untuk berkembang dan kebutuhan pemakai untuk berkembang.
5. Membolehkan pemakai untuk membangun pandangan personalnya tentang data tanpa memperhatikan cara data disimpan secara fisik.

Berikut ini adalah rancangan database yang digunakan dalam perangkat lunak simulasi ini :
1.      Tabel Vending_machine
Berisi tentang nama produk, harga produk, jumlah produk, kode produk dan gambar dari produk.
Tabel Database
Field
Type
Length
No
Integer
11
Kode
Varchar
3
Nama_produk
Text

Harga
Integer
10
Sisa
Integer
3
Gambar
Text



  

Perancangan Sistem
Perancangan system merupakan kegiatan untuk pengembangan system dan prosedur baru dalam kaitannya dengan sasaran –sasaran (baru) yang dikehendaki oleh pihak manajemen, untuk memperoleh suatu system informasi yang mampu dipakai untuk memanajemeni perusahaan secara lebih efektif dan efisien.Perancangan system merupakan sebuah proses yang terdiri dari beberapa kegiatan.
1.      Menentukan secara tepat dan rinci kebutuhan dan bentuk-bentuk informasi yang sebenarnyadiperlukan untuk menunjang keberhasilan operasional perusahaan yang berkaitan dengan kegiatan pengolahan data yang dikehendaki oleh manajemen.
2.      Mengatur semua kebutuhan tadi serta membagi-baginya secara sistematis pada beberapa tahap dan bagian, yang nantinya akan dioperasikan secara standar untuk menghemat waktu dan biaya.
3.      Menentukan cara pelaksanaan dari masing-masing tugas tersebut.
4.      Menentukan tingkat ukuran mutu untuk menilai keberhasilan (dan ketidak berhasilan) dari amsing-masing performa tugas-tugas tersebut.
5.      Menghilangkan sebanyak mungkin pekerjaan yang akan menghambat implementasi system.
Gambar Desain Tampilan Simulasi Vending Machine

Keterangan Gambar :
1.      Menu produk
2.      Jenis produk
3.      Kolom Harga, stok, dank ode produk
4.      Form output produk
5.      Form informasi
6.      Form kode produk
7.      Form input uang
8.      Form output jika uang dikembalikan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar